|
|
| Adrianus Meliala Updates |
Adrianus Meliala: Antasari Sulit BebasKamis, 11 Februari 2010 Sumber : KOMPAS
JAKARTA, KOMPAS.com — Secara logis dan pola kebiasaan dalam hukum, terdakwa Antasari Azhar dinilai akan sulit keluar dari "jebakan" tuntutan hukuman mati. Pakar kriminologi Adrianus Meliala menilai akan sulit bagi hakim untuk menjatuhkan vonis bebas bagi mantan Ketua KPK ini.
"Tuntutan jaksa itu hukuman mati. Akan sulit untuk keluar dari jebakan tuntutan seberat ini," kata Adrianus saat dihubungi Kompas.com, Rabu (10/2/2010).
Ia mengatakan, sebagai penegak hukum, hakim di persidangan berada di pihak yang sama dengan jaksa. Demikian halnya dengan polisi. Namun, polisi memang tidak ada dalam persidangan. "Dengan begitu, apa yang diputuskan hakim itu tidak akan turun terlalu jauh dari tuntutan jaksa," ungkapnya.
Dari pola kebiasaan dalam hukum, Adrianus menguraikan bahwa biasanya putusan hakim hanya akan turun dua tingkat dari tuntutan jaksa. Dalam konteks tuntutan hukuman mati, satu tingkat di bawahnya adalah kurungan seumur hidup dan tingkat di bawahnya lagi adalah 20 tahun penjara. "Soal kebiasaan ini, tentunya akan sulit bagi Antasari untuk bebas," tuntasnya.
Seperti diberitakan, Kamis (11/2/2010), terdakwa Antasari Azhar akan menjalani sidang vonis di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Antasari dituntut hukuman mati oleh jaksa penuntut umum dalam kaitannya dengan pembunuhan Dirut PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen
|
|
|
|